Kolo Muani Senang Jika Zaire Emery Masuk Skuad Timnas Prancis

Zaire Emery.

PSG INDONESIA MEDIA – Randal Kolo Muani berbicara tentang rekan setimnya Warren Zaïre-Emery dalam sebuah wawancara di RMC Sport, Senin, 6 November 2023.

Mereka berdua bermain bersama di tim Paris Saint-Germain. Randal sangat kagum dengan kemampuan Warren di lapangan.

Meskipun Zaire-Emery masih muda, Randal yakin bahwa pelatih tim nasional Prancis, Didier Deschamps, akan segera memilihnya untuk bergabung dengan tim nasional.

Baca juga: Martinez: Mbappe Striker Terbaik, Pengganti Messi dan Ronaldo

Mereka berdua adalah rekan satu tim di Paris Saint-Germain. Kolo Muani baru saja pindah ke tim ini dengan biaya hampir 95 juta euro. Meskipun awalnya agak sulit untuk beradaptasi, kolo Muani senang bisa menyaksikan perkembangan gemilang Zaire Emery di lapangan. Warren tampil sangat mengesankan.

“Sudah dari tahun lalu, dalam beberapa pertandingan, dia membuat saya terkesan. Semua yang dia lakukan benar-benar mengagumkan,” kata Kolo Muani.

Dia juga mengatakan bahwa dia bangga bisa bermain bersama Zaire-Emery. Jika Warren terus bermain seperti ini, keputusan untuk memilihnya masuk tim nasional ada di tangan pelatih (Didier Deschamps).

Didier Deschamps akan mengumumkan daftar pemain untuk pertandingan tim nasional Prancis melawan Gibraltar dan Yunani.

Baca juga: Pujian Luis Enrique kepada Zaire Emery

Warren Zaire-Emery memiliki peluang besar untuk masuk dalam daftar tersebut bersama Randal Kolo Muani.

Performa Zaire-Emery yang sangat baik di PSG membuatnya sudah menjadi pemain inti di klub Paris. Dia mungkin akan mendapatkan kesempatan pertamanya untuk bermain bersama tim nasional Prancis.

Ini adalah pencapaian luar biasa yang membuat para rekan setimnya di PSG sangat terkesan.

Kolo Muani juga menambahkan, “Sungguh, kita sering lupa bahwa dia seumuran dengan kita. Ini benar-benar luar biasa bagaimana dia bermain dengan dewasa. Bahkan di luar lapangan, dia sangat tenang dan santai.”

Warren Zaire-Emery bisa menjadi pemain termuda di tim nasional Prancis setelah Perang Dunia II, mengalahkan Eduardo Camavinga (2020), Maryan Wisniewski (1955), dan Kylian Mbappé (2017).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *